Jakarta, 2 Februari 2022 STIKOM InterStudi bersepakat melakukan kerja sama dengan GEKRAFS (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasioanal). Bentuk kegiatan kerja samanya yaitu GEKRAFS (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional) menyediakan Booth untuk STIKOM Inter Studi di perayaan HUT GEKRAFS. Selain itu GEKRAFS juga memberikan fasilitas Booth TV & Radio, Liputan Media, Dokumentasi foto dan video, serta Editor pada HUT KE-3 GEKRAFS yang dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2022 di Gedung Kesenian, Jakarta.
Pada HUT KE 3 STIKOM Inter Studi berpartisipasi dengan membuka booth TV dan Radio. InterStudi TV dan Interadio 108 FM (Radio Komunitas Interstudi) merupakan stasiun TV dan Radio milik Inter Studi yang dikelola oleh mahasiswa kreatif Inter Studi. Selain STIKOM Inter Studi terdapat 17 Sub sektor Ekonomi Kreatif lainnya yang ikut serta memeriahkan HUT KE 3 GEKRAFS. Mulai dari bidang kuliner, desain produk, seni, musik, film, animasi & vidio, fotografi, penerbitan, arsitektur, pengembangan permainan, DKV, aplikasi, seni rupa, desain interior, fashion, kriya, periklanan dan TV & radio.

Waket III Bid. KerjaSama juga hardir dalam HUT Ke 3 GEKRAFS
Keterlibatan mahasiswa STIKOM Inter Studi dan Waket 3 Bidang Kerja Sama Bapak Rizky Fauzi dalam acara HUT GEKRAFS Ke 3 tersebut. STIKOM Inter Studi pun sangat bangga Boothnya dikunjungi oleh Pembina GEKRAFS sekaligus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno sedang mencoba siaran radio saluran Interadio 108 FM
Beliau juga turut mencoba siaran radio yang dipandu oleh mahasiswa STIKOM Inter Studi, disaluran Interadio 108 FM Radio Komunitas Interstudi. Beliau juga mencoba untuk siaran di InterStudi TV dengan mewawancarai mahasiswa STIKOM Inter Studi.

Jakarta- Dalam rangka meningkatkan gairah dalam berorganisasi di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Inter Studi maka kepengurusan organisasi mahasiswa kembali hadir dengan para pengurus baru organisasi mahasiswa periode 2022-2023. Sebelumnya mereka tentu sudah mengikuti serangkaian tes mulai dari psikotest, wawancara, hingga akhirnya mereka terpilih untuk melanjutkan kepengurusan organisasi mahasiswa periode 2022-2023.
Pengurus organisasi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Inter Studi periode 2022-2023 telah resmi dilantik pada Rabu, 2 Maret 2022 pukul 13:00 WIB.
Sebelumnya hasil voting pengurus organisasi mahasiswa secara resmi diumumkan di sosial media melalui postingan instagram resmi @stikominterstudi pada tangga 27 Februari 2022. Acara pelantikan pengurus organisasi mahasiswa juga dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting.
Rismanda selaku Ketua Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) periode 2022-2023 mengucapkan selamat kepada para pengurus baru organisasi mahasiswa, ia juga berharap pengurus organisasi kemahasiswaan tahun ini dapat bekerja sama dengan baik entah itu dalam internal organisasi ataupun antar organisasi.
"Saya harap di organisasi ini teman-teman bukan hanya ingin mengisi waktu luang ataupun karena ingin mengisi pengalaman di CV kalian saja tetapi juga karena ingin mengembangkan diri kalian dan saya yakin seluruh pemangku kepentingan di STIKOM Inter Studi menaruh harapan yang sama seperti saya pada kalian yang mana saya berharap pada periode kepengurusan kalian ini kalian bisa lebih menciptakan banyak karya serta prestasi yang bisa menciptakan reputasi dan citra yang baik untuk kita semua kepada pihak eksternal dimana tentunya hal tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan kampus tapi juga akan menjadi kebanggaan diri kalian sendiri" ujarnya
Kemudian Kepala Bidang Kemahasiswaan & Alumni Bapak Yasser Fikry SE., M.Si.,CHt mengatakan bahwa "Bahwa pengurus organisasi kemahasiswaan tahun ini bisa amanah membawa pesan untuk mahasiswa dan juga untuk penyeimbang informasi antara pihak kampus dan juga pihak mahasiswa, mengingat kondisi pandemi yang belum berakhir ini saya terus terang berharap teman-teman untuk bisa jadi warga Inter Studi yang cinta kampusnya, cinta alamamaternya dan tidak berhenti menjadi seseorang yang tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi pandemi" Ujarnya
"Jangan pernah berhenti berkreativitas untuk menciptakan ide-ide baru dan jangan pernah berhenti untuk belajar" Sambungnya.
Wakil Ketua II Bidang Keuangan Bapak Nyoman Puspadarmaja M.Si menekankan kembali kepada para pengurus organisasi mahasiswa periode 2022-2023. "Jangan jago kandang saja ayo kalian keluar kandang kenalkan seluruh kegiatan apa saja yang ada diluar, coba ikuti bagaimanapun dengan demikian kalian akan kenal, kenal dengan lingkungan, kenal dengan teman-teman, mungkin kenal dengan perguruan tinggi lain, dan juga yang utama juga bisa mengenalkan bahwa STIKOM ini ada dan bisa mengenalkan bahwa kegiatan ini ada" Ujarnya
Kemudian acara pelantikan dilanjutkan dengan sambutan Ketua STIKOM Inter Studi yaitu Bapak Profesor. Dr. Martani Huseini.
“Jadi kita harus dinamis jangan reaktif kalo ada proyek baru berebut ngelamar, enggak. Saya akan proaktif” ujarnya
“Dalam pelantikan ini saya berpesan agar supaya kreativitas dan selalu inovatif” sambungnya.
Setelah mendengarkan sambutan serta pesan-pesan untuk para pengurus baru organisasi mahasiswa STIKOM InterStudi, perkenalan para pengurus baru organisasi mahasiswa ini pun diperkenalkan oleh Ketua Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) Rismanda.
Perkenalan organisasi mahasiswa dimulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang pertama ada Felinka Destiara sebagai Ketua, Obby Anelka Huda sebagai Wakil Ketua, Ashilla Putri Destiana sebagai Sekretaris, Lusianna sebagai Bendahara, dan Siffa Maulana sebagai Humas.
Kemudian ada Himpunan Mahasiswa Public Relations (HIMA PR) yang pertama ada Selvia Khoirunnisa sebagai Ketua, Brigitta Desteni sebagai Wakil Ketua, Diva Amelia Prasanti sebagai Sekretaris, Selvia Nanda Asmara sebagai Bendahara, dan Hendi Nafisah Tama sebagai Humas.
Lalu Himpunan Mahasiswa Broadcasting ada M. Ilham Khanudin sebagai Ketua, Farras Andaresta sebagai Wakil Ketua, Lailly Fitri Fauziyah sebagai Sekretaris, Windhu Fujianto sebagai Bendahara, dan Lilac Ardelia Salsabila sebagai Humas.
Selanjutnya Himpunan Mahasiswa Periklanan yang pertama ada Nursafitri sebagai Ketua, Dea Arneta Setyovani sebagai Sekretaris, dan Hajeng Hega Utomo sebagai Bendahara.
Kemudian Himpunan Mahasiswa Komunikasi Bisnis yang pertama ada Bayu Rizki Saputra sebagai Ketua, Raihansya Ramadhan sebagai Wakil Ketua, Dela Ariska Sari sebagai Bendahara, dan Miranti Tri Aryani sebagai Humas
Selanjutnya ada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Interadio yang pertama ada Joe Saeran sebagai Ketua, Aulia Syahfitriani sebagai Sekretaris, dan Shafira Alifiannisa sebagai Bendahara.
Kemudian Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Intervoice yang pertama ada Della Renata Alwi sebagai Ketua, Hajeng Herika Utomo sebagai Sekretaris, dan Audi Ramhadia sebagai Bendahara.
Selanjutnya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Cinematografi yang pertama ada Anggrit Putri Dewi sebagai Ketua, Adri Zulbasit sebagai Sekretaris, dan Muhammad Reza sebagai Bendahara.
Kemudian ada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Warnabawa yang pertama ada Sabda Mulia sebagai Ketua, Athala Zuhra sebagai Sekretaris, dan Yuda Fahreza sebagai Bendahara.
Lalu terakhir ada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Zepret yang pertama ada Novena Graciana sebagai Ketua, Galih Wahid Ramadhan sebagai Sekretaris, dan Muhammad Zidan sebagai Bendahara.
Selanjutnya prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua STIKOM Inter Studi Prof. Dr. Martani Huseini secara resmi kepada para pengurus organisasi mahasiswa periode 2022-2023.
“Dengan menyebut Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT maka pelantikan pengurus organisasi mahasiswa dengan demikian saya nyatakan pelantikan dimulai, dan mudah-mudahan apa yang menjadi tanggung jawab semua pengurus tolong dilaksanakan sebaik-baiknya” ucap Prof. Dr. Martani.
Jakarta, STIKOM Inter Studi melalui Wakil Ketua III Bidang Kerjasama & Kemahasiswaan Rizky Fauzi, S.Ikom., M.Ikom menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pemerintah Desa Wangunjaya Kecamatan Cugenang, Cianjur Jawa Barat. Dalam kerja sama untuk membangun desa wisata Wangunjaya.
Pada tanggal 10 Maret 2022 STIKOM Inter Studi juga melakukan demontrasi barista dalam pembutan kopi. Kopi yang di demokan yaitu "Kopi Masa Depan" yang kelola oleh mahasiswa STIKOM Inter Studi.
Program kerja yang nanti akan dilakukan, diantaranya; Pelatihan Public Speaking, Pelatihan Pengeloaan Sosial Media, Pelatihan Narasi Desa Wisata, Pelatihan Bahasa Inggris, Pelatihan Entrepreneur & Brand, Pelatihan Psikologi yang akan dipaparkan oleh dosen STIKOM Inter Studi serta Pengabdian Kepada Masyarakat, Penelitian dan Kegiatan KKN bagi Mahasiswa.
Pelatihan yang diberikan bertujuan untuk membantu dalam pembangunan Desa Wangunjaya menjadi Desa Binaan Wisata. STIKOM Inter Studi melihat potensi bagus yang dimiliki oleh Desa Wangunjaya. Desa Wangunjaya memiliki bukit atau puncak yang sangat bagus untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata. Melalui pelatihan yang diberikan STIKOM Inter Studi kepada pengurus Desa Wangunjaya membantu dalam pembangunan menjadi Desa Binaan Wisata yang dikenal banyak orang.
Kita pun harus mampu menarik perhatian banyak orang terutama genarasi milenial dan gen Z yang sangat gemar wisata alam. Melalui kelola sosial media yang baik dan kreatif akan menambah rasa penasaran calon wisatawan untuk berkunjung ke Desa Wangunjaya.
Harapan besar Kepala Desa Wangunjaya H.Misbahudin agar kegiatan-kegiatan ini dapat segera di implementasikan untuk kemajuan dan rencana besar Desa Wangunjaya untuk menjadi Desa Destinasi wisata di Jawa Barat.
Jakarta, Para pengurus STIKOM Inter Studi hadir untuk audiensi sekaligus memenuhi undangan Walikota Administrasi Jakarta Selatan pada tanggal 2 Maret 2022. Kegiatan tersebut dilaksanakan terkait perencanaan kolaborasi bersama antara STIKOM InterStudi dan Walikota Administrasi Jakarta Selatan. Rencana kegiatan kolaborasi yang dilakukan berupa pelatihan komunikasi, pelatihan digital/new media, pelatihan strategi pengelolaan media sosial, pengabdian masyarakat, dan penelitian bersama.
Rencana kolaborasi ini juga disambut baik oleh Walikota Administrasi Jakarta Selatan. Mereka sangat mendukung perencanaan kolobaorasi ini terkait program yang akan diimplementasikan bersama dan sangat membantu dalam menunjang kegiatan kerja di era new media ini. Untuk itu kantor Walikota akan memberikan fasilitas tempat dan sumber daya manusia yang akan turut serta dalam pelatihan. Walikota Administrasi Jakarta Selatan juga siap untuk menyebarluaskan program ini kepada kecamatan dan kelurahan. Tujuannya agar masyarakat juga bisa turut serta dalam pelatihan ini.
Menghadiri Audiensi STIKOM Inter Studi bersama Waket I Bidang Akademik Diajeng Herika Hermanu, BSBA., M.Si, Waket II Bidang Administrasi dan Keuangan Nyoman Puspadarmaja, SE.,MM, Waket III bidang Kepala Bagian Kerja Sama Rizky Fauzi, S.Ikom., M.Ikom, Kepala SPMI Kurnia Andaressa, SE., MM, Ka.Prodi Ir.Sigit Pramono Hadi M.Si, Asisten Ketua II Riska Tyas Prahesti, S.I.Kom., M.I.Kom, Kepala LPPM Happy Prasetyawati, SE., MM.
STIKOM InterStudi pastinya berharap rencana kolaborasi ini bisa berjalan sesuai rencana dan semua programnya bisa dijalankan dan bermanfaat baik untuk staff di Walikota Administrasi Jakarta Selatan juga bermanfaat bagi warga sekitar Jakarta Selatan.
Mengingat perkembangan teknologi yang terus berkembang sehingga semua orang harus mampu mengikuti perkembangan zaman di era new media ini. Sejak masuknya masa new media, internet merupakan hal yang selalu melekat dalam kehidupan seseorang. Internet memiliki peran yang sangat penting, keberadaanya pun sangat membantu dalam kegiatan aktivitas masyarakat, sehingga banyak orang yang tertarik menggunakannya.
Pada era new media ini juga memberikan kemudahan dalam berkomunikasi. Media sosial pun mampu menjangkau jarak jauh dalam berkomunikasi dengan cepat dan mudah. Dengan demikian orang bisa mengekspresikan dirinya melalui media sosial dengan mudah. Mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang dewasa pun menggunakan sosial media.
Terlebih dalam situasi pandemi seperti sekarang semua kegiatan lebih banyak dilakukan secara online. Mulai dari sekolah sampai bekerja dilakukan secara virtual dengan bantuan internet. Sehingga era new media ini kecanggihan teknologi sangat berperan dan dibutuhkan oleh masyarakat di situasi pandemi.
Banyaknya manfaat dan kelebihan dari new media, namun new media juga memiliki kekurangan. Kemajuan teknologi yang sangat berkembang pesat dan mampu memperoleh berita secara kilat justru rentan memiliki potensi buruk, seperti mudahnya tersebar berita hoaks. Sehingga dari potensi tersebut kita harus bijak dalam menggunakan sosial media dalam berkomunikasi.
Pelatihan yang akan diberikan oleh STIKOM InterStudi selain strategi dalam mengelola sosial media juga memberikan pelatihan dalam etika berkomunikasi pada sosial media. STIKOM Inter Studi pun berharap semua generasi pandai dalam berkomunikasi baik secara langsung atau pun melalui sosial media. Selain bermanfaat untuk kepentingan pribadi juga bermanfaat dalam menunjang aktivitas di era new media.
Ada yang berbeda di aula STIKOM Inter Studi pada tanggal 27 Februari 2022. Sederet mahasiswa dan mahasiswi berprestasi bersiap menerima apresiasi dari pihak kampus berdasarkan SK no 58 tahun 2021 atas pencapaian dalam kegiatan diluar kampus.
Pemberian penghargaan ini diberikan terhadap apa yang telah dicapai di tahun 2021 kemarin dan akan terus dilakukan pihak STIKOM Inter Studi sebagai upaya memicu melahirkan prestasi-prestasi membanggakan lainnya di tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya.
Pada kesempatan ini apresiasi diberikan kepada Eka Putri Kamilah (BC 2020) yang lolos seleksi Program KMMI Kampus Merdeka di Universitas Muhammadyah Cirebon dan Shifa Amalia (BC 2020) yang lolos seleksi Program KMMI Kampus Merdeka IPB University. Sebuah pencapaian yang tidak mudah mengingat proses seleksi yang cukup ketat
Sementara itu mahasiswa dan mahasiswi PR seperti Rismandha (PR 2018) berhasil meraih Juara 3 dalam kegiatan PR Action di Universitas Indonesia ditambah dengan prestasi yang diraih oleh Trio Srikandi yang terdiri dari Brigitta Desteni, Diva Amelia dan Selvia Khoirunisa yang berhasil meraih juara 3 dan Juara Favorit dalam kegiatan PR Campaign RETORIKALBIS di Kalbis Institut.
Kegiatan ini sangat penting hingga dihadiri oleh jajaran Pengurus STIKOM Inter Studi periode seperti Ketua STIKOM Pof. Dr. Martani Huseini, Waket I bidang Akademik Diajeng Herika Hermanu BSBA, M.Si, Waket 2 bidang Administrasi dan Keuangan Nyoman Puspadarmaja, Kepala SPMI Kurnia Andaressa, Kepala Bagian Kemahasiswaan Rizky Fauzi S.Ikom, M.Ikom dll.
Ditengah pandemi yang urung tuntas serta kegiatan kompetisi yang terbatas tentunya kegiatan kompetisi dibutuhkan sebagai bentuk pencarian identitas atas apa yang telah dipelajari di ruang kelas yang kian terbatas akibat covid19. Ditengah kritik atas karakteristik generasi Z yang dikenal sebagai generasi tidak tahan banting dan doyan healing, nampaknya perlu pendekatan baru selain pemberian penghargaan.
Sebagai gambaran generasi Z adalah generasi yang lahir dalam rentang waktu 1995-2012 dengan segala macam keunikannya. Yang sering jadi sorotan adalah karakteristik mudah depresi sehingga seolah generasi ini dianggap tidak cukup kuat menghadapi tekanan pekerjaan. Hal ini pula yang membuat banyak perusahaan modern yang menciptakan suasana bekerja dengan pendekatan yang lebih menyenangkan seperti menyediakan layanan ruang bermain (konsol game, meja pingpong dll), peniadaan sekat antara staf, ruang kerja terbuka (open space) yang tidak membatasi karyawan selalu diruang yang sama dengan meja kerja yang sama dengan suasana yang itu-itu saja atau hal-hal lain yang melawan sesuatu yang dulunya dianggap lumrah untuk sebuah perusahaan. Bisa saja ini dianggap sebagai bentuk antisipasi terhadap ledakan pekerja generasi Z.
Lantas apa kaitannya dengan dengan apresiasi dan prestasi? Sepertinya memang harus segera dipikirkan apakah bentuk apresiasi harus selalu dengan bantuan finansial atau bisa ditambah dengan bentuk lain seperti kesempatan magang di perusahaan yang identik dengan generasi Z seperti perusahaan startup atau kampus berusaha menciptakan suasana kerja startup dalam kegiatan magang mereka didalam kampus.
Tentunya itu bukan hal mudah akan tetapi bukan tidak mungkin untuk dimulai. Pemberian apresiasi memang seyogyanya adalah dengan memahami dengan apa yang mereka butuhkan, yang menjadi ironis adalah terkadang ada dari generasi Z ini yang tidak tahu apa yang sebenarnya mereka butuhkan sehingga butuh eskalasi pemikiran serta terobosan dari penyelenggara pendidikan. Jadi, marilah berpikir ala generasi Z meskipun kita lahir di generasi X atau malah baby boomer.
Jakarta, Maraknya pemalsuan data surat tanda kelulusan atau Ijazah pada era ini. Hal tersebut menjadi permasalahan dikalangan publik, selain itu juga menurunnya tingkat kepercayaan perusahaan kepada calon pegawainnya.
Sehingga banyak perusahaan yang mengharuskan calon karyawannya untuk melakukan pemeriksaan dokumen pendidikannya untuk mengetahui keaslian data.
Tidak hanya untuk melamar pekerjaan saja, namun untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikannya di luar negeri juga harus melakukan pemeriksaan dokumen pendidikannya.
PT Integrity Indonesia merupakan penyedia jasa sistem verifikasi data pendidikan yang mendeteksi kecurangan dan pemalsuan data dengan cepat. Keahlian dan teknologi yang dimiliki oleh PT Integrity Indonesia sangat membantu masyarakat demi memastikan data yang dimilikinya valid.
Kamis, 27 Januari 2022 STIKOM InterStudi melalui Bidang Kerja sama oleh Bapak Rizky Fauzi, S.Ikom., M.Ikom membangun kerja sama (MoU) dengan PT Integrity Indonesia.
Mengingat mahasiswa pasti membutuhkan jasa yang dimiliki oleh PT Integrity Indonesia untuk mendeteksi keaslian dokumennya sebagai syarat melamar pekerjaan dan melanjutkan pendidikannya di luar negeri. Jasa Verifikasi Pendidikan mencakup beberapa layanan diantaranya;
Pemeriksaan Dokumen Pendidikan: Pemeriksaan ini dilakukan untuk verifikasi bahwa data-data yang dilampirkan pada salinan dokumen pendidikan adalah sesuai dengan data-data yang dimiliki oleh sekolah tinggi.
Klarifikasi Dokumen Pendidikan: Klarifikasi ini dilakukan apabila terdapat perbedaan antara salinan dokumen pendidikan yang ada dengan basis data yang dimiliki oleh sekolah tinggi dan klarifikasi akan dilakukan pada kolom komentar atau kolom pesan yang tersedia pada setiap pertanyaan.
Menjawab Pertanyaan Verifikasi: Menjawab seluruh pertanyaan verifikasi sesuai dengan data yang dimiliki oleh sekolah tinggi. Pertanyaan-pertanyaan tersebut meliputi : Kesesuaian nama sekolah tinggi, fakultas, jurusan, copy ijazah, copy transkrip nilai, tahun masuk dan tahun kelulusannya.
Tidak perlu khawatir data yang dimiliki akan bocor karena PT Integrity Indonesia bertanggung jawab dalam menjaga kerahasiaan atas setiap data dan informasi dari Kandidat yang diterimanya untuk pelaksanaan Jasa Sistem Verifikasi Pendidikan dan kebenaran atas seluruh hasil pemeriksaan dokumen pendidikan setiap Kandidat.
STIKOM InterStudi berharap kerja sama yang dibangun dengan PT Integrity Indonesia ini bisa memudahkan mahasiswa STIKOM InterStudi dalam mendeteksi keaslian data pendidikannya yang dibutuhkan baik untuk kebutuhan melamar pekerjaan ataupun melanjutkan pendididkannya di luar negeri.
Jakarta, digital saat ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Majunya teknologi dan internet membuka banyak jalan untuk media sosial tumbuh dan berkembang. Kita sebagai manusia menjadi pengguna dari media sosial, dengan mudahnya membuat banyak akun kita bisa berekspresi pada media sosial tersebut. Tapi, apakah kita sudah bijak dalam menggunakan media sosial tersebut? Oleh karenanya, Kominfo, Siberkreasi, Aspikom, dan STIKOM InterStudi berkolaborasi untuk menyelenggarakan webinar yang diadakan pada 2 Desember 2021 lalu dengan judul Dunia Tanpa Batas: Bebas Berekspresi & Bijak Menempatkan Diri dalam Ruang Digital.
Webinar yang diikuti oleh lebih dari 500 partisipan ini menghadirkan pembicara akademisi dan praktisi digital seperti: Ernest Rafael -- Branding & Marketing Strategiest dan CEO/Founder Esa Kreasi yang membicarakan seputar kecakapan digital. Rizky Fauzi S.I.Kom.,M.I.Kom -- Dosen STIKOM InterStudi dan Founder Hajjatan.com menjabarkan tentang budaya digital. Diajeng H. Hermanu, BSBA, M.I.Kom -- Dosen STIKOM InterStudi dan Praktisi PR, Founser Senopati41, menjelaskan bagaimana beretika di digital, dan Kurnia, SE.,MM -- Dosen STIKOM InterStudi dan Peneliti Media Digital memberikan data bagaimana kita sebagai pengguna harus aman dalam berdigital.
Tidak ketinggalan juga webinar dengan moderator Subki Abdul yang kesehariannya sebagai presenter TVR Parlemen menghadirkan Wakil Gubernur Prov. DKI Jakarta -- A Riza Patria sebagai keynote speech dan Verlita Evelyn sebagai key opinion leader (KOL) yang membagikan pengalaman bahwa saat ini digital adalah menjadi support channel dalam usaha makanan yang sedang dikelolanya.
Aldila Dense
Editor - Make It Happen
Sedang belajar ilmu, riset, dan strategi komunikasi di STIKOM InterStudi.
HARIANKAMI.com -- Pemerintah Dorong Pengembangan Quality Tourism
Seiring meredanya pandemi covid 19 di tanah air, sektor pariwisata mulai menggeliat di berbagai daerah.
Guna mendorong recovery sektor penghasil devisa terbesar ini, pemerintah terus melelakukan pengembangan untuk mencapai Quality Tourism.
Apa itu?
Yaitu pariwisata yang berkualitas baik dari product maupun market nya.
Pernyataan ini disampaikan Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparekraf, Rizki Handayani Mustafa.
Rizki mengungkap hal ini, dalam webinar dengan tema “Pariwisata..! Lets Go on Fire”.
Webinar yang diselenggarakan oleh Forum Jurnalis bekerjasama dengan 3 Kampus Merdeka yaitu Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, STIKOM InterStudi Jakarta dan STIE Bisnis Indonesia Jakarta, Sabtu 4/12/2021.
Menurut Rizki Handayani, pandemi Covid 19 telah mengubah trend pariwisata dari yang sebelumnya bersifat mass tourism menjadi individual treveler dan lebih mengutamakan pada isu kesehatan.
"Untuk itu kami dari deputy VI Kemenperekraf terus mendorong dilakukannya diversifikasi produk wisata," ujar Rizky.
MICE dan event, masih menurut Rizky, karena pada tahun 2022 MICE ini akan sangat berkembang.
Untuk itu pengembangan SDM Pariwisata menjadi sangat penting untuk mencapai quality tourism.
Sehingga yang dilakukan adalah terus dengan kegiatan pelatihan dan pengembangan.
"Kolaborasi dengan sekolah pariwisata serta penyesuaian kurikulum pariwisata terkait digitalisasi," ujar Rizky.
Dalam mendukung proses recovery sektor pariwisata ini, Kemenparekraf melakukan pengembangan terhadap 5 destinasi super prioritas, 10 destinasi wisata bali baru dan destinasi wisata lainnya.
"Dalam tiga empat tahun terakhir berkembang desa wisata yang digerakkan oleh komunitas di berbagai wilayah. Komunitas yang memulai dan pemerintah yang memfasilitasi," lanjutnya.
Selain itu, Rizky memaparkan, pada masa pandemi ini pemerintah juga membuka peluang dibukanya destinasi wisata medical karena memiliki potensi yang sangat besar.
"Mumpung bordernya masih ditutup untuk berobat ke luar negeri, pemerintah berkolaborasi dengan kementerian kesehatan, IDI, farmasi, asuransi dan platform kesehatan untuk melakukan kampanya sehat di Indonesia," terangnya.
Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Dr. Ismail mengatakan pada era up and down pandemi seperti ini
Saatnya sektor pariwisata menghadirkan masa 'menanam' bersama keminfo untuk menuntaskan infrastruktur digital di seluruh daerah wisata.
"Seluruh tempat wisata harus tersentuh conectivity telekomunikasi dan internet. Tidak hanya tersedia tapi harus dengan kualitas broadband agar bisa mengirimkan video,” tambah Ismail.
Lebih lajut ia mengatakan, untuk mendorong pariwisata daerah perlu disiapkan koneksi dengan pengembangan smart city.
Adapun smart city ini di kota tujuan wisata dengan infrastruktur yang ramah bagi wisatawan dengan menghadrkan berbagai layanan digital seperti transportasi, akomodasi maupun transaksi keuangan digital.
"Solusi digital menjadi penting untuk memudahkan wisatawan guna meyakinkan bahwa perjalanan mereka save dan aman dari berangkat sampai pulang. Jadi, hadirkan solusi digital dalam industri pariwisata," tandasnya.
Anggota Komisi X DPR RI Nur Purnama Sidi dalam pemaparannya yang disampaikan Staf Ahli Frenza Fairuz Firmansyah mengatakan digital trevel, digital tourism, smart marketing, smart vilage.
"Akan menjadi peluang pariwisata di Indonesia di era revolusi industri 4.0," masih dalam penjelasan anggota Komisi X DPR RI Nur Purnama Sidi.
Menurutnya Perlu dilakukan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, akademisi, masyarakat dan media.
Untuk kemajuan sektor pariwisata dangan membentuk berbagai upaya sesuai master plan of tourism.
"Pengembangan desa wisata menjadi pandemic winer of tourism destination karena sesuai dengan trend pariwisata yaitu lebih mengarah pada personal, kedekatan, kenyamanan dan pariwisata yang mengedepankan masyarakat sebagai pengelolanya," tandas politisi Golkar ini.
Ketua Harapan Pemuda Indonesia Laila Nihayati mengatakan pemuda bisa menjadi salah satu solusi sektor pariwisata.
"Para pemuda yang memiliki sikap kratif, inovatif, daya saing dan berani keluar dari zona nyaman, dengan satu gadget bisa menyampaikan informasi yang baik terkait pariwisata," ujarnya.
Menurutnya munculnya banyaknya pengusaha muda yang kompeten bisa menjadi partner dalam pengembangan pariwisata.
"Mereka biasanya memiliki forum untuk bisa mengajak, memiliki penguasaan kompetensi yang unggul, profesional, inovatif dan kreatif serta memiliki sence of entrepreneurship dan socioentrepreneurship," tandas Laila.
Acara webinar "Pariwisata lets go on Fire" menghadirkan berbagai narasumber diantaranya Anggota Komisi X DPR RI M. Nur Purnama Sidi, Dirjen SDPPI Kemenkominfo Dr. Ismail. MT, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparekraf.
Juga hadir Rizki Handayani Mustafa, Akademisi STP Trisakti Prof. Dr. Willy Arafah dan Ketua Harapan Pemuda Indonesia Laila Nihayati.
Editor: Redaksi Kami